[#Mengabu : Eps.001] Hancur yang terlihat utuh

_Hancur yang terlihat utuh_

Waktu tidak akan berputar ke kiri, namun mengapa yang kita hadapi bukan hanya masa depan semata, mengapa juga masa lalu. tentang kelam yang ternyata membekas di kemudian hari, dan diri tidak pernah berhenti mencari cara untuk mengobati. 

oknum tidak bertanggung jawab itu seenak jidad saja menggoreskan luka tanpa berpikir panjang apakah objeknya merasa lara. tidak kah dilihat sama bahwa kita juga manusia biasa? sama bukan? tapi bajingan itu menjelaskan perbedaannya, punya hati tapi tidak nurani. datang mencabik, pergi menunda pelik. 

tidak pernah diri dapatkan keselarasan, rasanya hanya dia saja yang diuntungkan. segala serapah dan makian berhasil menikam dan mencap diri seolah manusia naif. rasanya bagai terhimpit ruang yang berduri, semakin bergerak semakin diri tersakiti. hingga rela dan lapang dada sudah menjadi sahabat terbaik.

berkatnya, diri pandai sekali berbohong. lihai sekali memanipulasi untuk tetap terlihat tegar bak pelakon drama saja. kisahnya berada di panggung sandiwara yang padahal skenarionya sangat ia benci. mungkin karena lelah harus bermuslihat, atau justru karena adegan dukanya yang tanpa rehat.

kata maaf seakan tidak lagi sakral di dengar, begitu klise diucapkan tanpa ketulusan. sebatas formalitas saja setelahnya melakukan kesalahan. meski sulit memaafkan tapi berupaya tidak mengingatnya. seusainya meredah, diri tidak akan melakukan pembalasan, hanya saja mengharapkan pertanggung jawaban.  

Komentar

Postingan Populer